28 mei 2012.. Inilah hari yang nanti nya bakal jadi trend topic
bagi setiap warga SMP Negeri 1 Palembang. Hari dimana kami semua harus
merelakan adanya perpisahan antara teman dengan teman, pacar dengan pacar,
murid dan guru, penjual kantin dengan murid sampai sampai perpisahan dengan
setiap komponen yang ada di sekolah. Memang rasanya berat sekali untuk
mengucapkan kata “selamat tinggal” atau bahasa kerennya “good bye” pada semua
itu. Yaa tapi itu harus dilakukan, karena itu adalah hal yang terbaik untuk
kita agar kita dapat melanjutkan kisah baru di jenjang yang lebih tinggi.
Nenek pernah bilang padaku. “cu, setiap pertemuan itu pasti
ada perpisahan. Tapi yakinlah, dibalik semua itu pasti ada hikmahnya. Liat nenek,
ditinggal kakek udah lama, tapi sekarang nenek baik baik saja. Bebas melakukan
yang nenek punya, berteman dengan siapa saja. I’m single I’m very happy.” Kalo dipikir-pikir,
emang bener yang nenek bilang, “im single im very happy” itu bener adanya._.
hikmah emang ada, tapi bagaimana cara kita untuk mengikhlaskan sesuatu yang
udah kita sayang, kita cinta.. itu sangat sangat sangat sulit. Kita semua pasti
ga ada yang mau pisah dengan seseorang yang ibaratnya udah sehati sama kita. Mungkinkah
hanya dengan air mata kita bisa merelakan mereka pergi? Haruskah kita jingkrak
jingkrak, guling-guling sangking sedihnya karena harus merelakan mereka ke
jalan masing-masing? Gue bener-bener ga tau cara mengikhlaskan sesuatu.
Walaupun
udah rela, tapi dipikiran kita tetep aja ada mereka. Itu namanya kita belom
bisa nge-ikhlasin kepergian mereka. Bener-bener harus Tanya ustad maulana -_-
Gue baru kali ini galau berat, dan kadang-kadang gue mau
nangis sendiri karena keinget masa-masa putih biru bersama temen sekelas. Awal masuk
tes sekolah yang sulitnya minta ampun. Dan sekarang mau gue tinggalin. Waktu memang
cepat sekali berjalan, ga terasa udah 3 tahun gue jadi siswa di SMP Negeri 1
Palembang. Dan waktu juga ga bisa kita berhentiin, kecuali batrenya kita cabut._.
memang hebat sang waktu, sudah menempatkan kita semua di ujung pertemuan dan
tidak ada satupun yang bisa menghalangi.
Masa-masa yang suram, sulit, gila, stress, bahagia, seneng,
gembira, nano-nano, udah gue rasain semua di SMP. Rasanya pertama kali jatuh
cinta, berkali-kali ditolak semua udah jadi belahan hidup gue. Bertengkar dengan
temen itu udah jadi kebiasaan. Namanya manusia, kadang-kadang memiliki pendapat
yang berbeda-beda. Tapi tetep jadi satu kesatuan J
pas lagi seneng-senengnya ngeliat nilai rapot yang bagus, dan saling sok-sokan “lu
ranking brp? Alah cemenn, gue nih ranking 37, besarkan?” rasanya ga bakal bisa
dilupain semua itu. Kalo ada PR semua pura-pura ga tau. Biar ga diperiksa wkwk.
Tapi gue udah faham arti dari sebuah perpisahan. Perpisahan itu
bukanlah akhir dari segalanya, jalan kita masih panjangg. Masih butuh proses
yang lama biar nyapai cita-cita yang kita inginkan. Kita harus bijak dalam
menerima situasi yang kaya gini. Jadiin motivasi untuk bisa lebih maju ke
depan. Pikirin kalo suatu saat kita nanti ketemu lagi dengan temen-temen
se-sekolah, kita ga malu lagi karena kita udah punya kehebatan dan skill yang
lebih tinggi dari sebelumnya.dan itulah sebab Perpisahan juga mempunyai arti
membuka lembaran baru dalam hidup.
Masih banyak yang pengen gue certain tentang masa-masa hidup
gue di SMP. Memang sih, gue Ga mungkin
bisa menceritakan semuanya, karena mungkin butuh waktu yang lama buat nyeritain
itu semua. Tunggu di part berikutnya ya..
See you later

0 Prinsip Kalian._.:
Posting Komentar