About

Terjemahken

Sabtu, 12 Mei 2012

detikan waktu.. (perpisahan part 2)


tik tik tik...
 
Dalam hitungan hari lagi kami semua akan berpisah :( kayanya momen momen yang dulu pernah terjadi akan segera lewat begitu saja. Tanpa ada kata pamit atau salam perpisahan.  Salah Satu hal yang pasti gue kangenin dari perpisahan masa SMP ini adalah, temen-temen gue, terutama di kelas 9.6 yang sangat gue sayangi.

Teman atau kawan atau sahabat. Apasih menurut kalian arti dari teman? Pasti berbeda-beda dalam mengartikannya. Tapi teman mempunyai satu arti yaitu seseorang yang kita kenal. Belum tentu dekat tapi jelas ada di friend list kita. Dan mungkin sulit untuk dilupakan. Teman itu selalu ada, dimanapun kita tinggal, dan dibagaimanapun kondisi kita, kita akan tetap memiliki teman. Begitupun saat kita baru dilahirkan, kita pun sudah mempunyai teman yaitu ibu. Tempat dimana kita bisa bertukar pikiran, bertukar informasi, berdebat, permusuhan, kekompakan itu semua ada di teman.

Di 9.6 seluruh siswa sudah bukan saya anggap sebagai sekedar teman. Tapi sudah sebagai saudara kandung. Ya walaupun ada satu dua yang sifatnya bagong, tpi itu juga yang melengkapi sifat-sifat di 9.6. sulit rasanya untuk mengucapkan kata pisah pada mereka semua. Suka duka sudah dirasakan, dimana saat kita tertawa, menangis, terlarut jadi satu. Saat-saat kesulitan dalam mengerjakan ujian, maka tidak lain adalah saling contekan. Itu juga termasuk dalam momen-momen indah.. kelebihan dan kekurangan memang tidak lepas dari manusia. Tapi kami saling mengapresiasi, saling menutupi, saling mengisi. Terkadang kembali mengingat saat-saat kami semua baru mengenal satu-sama lain. 

Seakan-akan tidak ada habisnya untuk becerita tentang diri sendiri.haa, begitu cepatnya waktu hingga sekarang kami akan segera meninggalkan kelas kami yang mungkin takkan terlupakan selamanya.
Mengikhlaskan sesuatu itu tidaklah mudah, harus ada kebesaran jiwa dan kelapangan dada. Walaupun kita tau, perpisahan itu bakal menjadi hal yang terbaik untuk hidup kita. Tapi hanya itulah yang dapat kami lakukan sekarang. Satu doa yang selalu saya panjatkan untuk seluruh teman saya “semoga kalian lebih sukses dan maju daripada yang sekarang.” Selamat berjalan dan beralih ke jalan masing-masing. Suatu saat kita akan bertemu lagi bila ada kesempatan. Sebenernya agak mirip penutupan pidato tapi memang seperti itulah yang harus diucapkan. Tetesan air mata takkan cukup untuk menguraikan rasa sedih di dada. Tapi, saya akan selalu bahagia bila kalian semua bahagia.. :)

0 Prinsip Kalian._.:

Free G KristenITC Cursors at www.totallyfreecursors.com